Keranjang

Dinamika berbisnis kadang mengharuskan pelaku usaha untuk mengubah besaran modal Perseroan Terbatas (“PT”) yang dikelolanya, baik mengurangi atau menambah jumlah modal, misalnya untuk menambah jumlah saham yang diterbitkan atau mengurangi nilai saham yang telah terbit.

Sebagaimana yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (“UUPT”), jika kamu ingin mengubah modal PT, baik mengurangi maupun menambah, maka kamu harus melakukan perubahan Anggaran Dasar (“AD”) PT karena informasi jumlah modal PT dimuat dalam AD PT.

Oleh karena itu, perubahan modal PT harus dilakukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”). Mengenai perubahan AD PT kamu bisa membacanya pada artikel Seputar Perubahan Anggaran Dasar PT Yang Wajib Anda Pahami.

Menambah Modal

Dalam artikel Modal Dasar, Modal Ditempatkan, dan Modal Disetor, sudah tahu bedanya bukan? Dimana di artikel lain kami  sudah pernah dibahas bahwa ada tiga jenis modal PT, yaitu modal dasar, modal ditempatkan, dan modal disetor.

Agar keputusan RUPS untuk menambah modal dasar dinyatakan sah, maka pelaksanaannya harus dilakukan dengan memperhatikan persyaratan kuorum dan jumlah suara setuju untuk perubahan AD sesuai dengan ketentuan dalam UUPT dan/atau AD PT.

Apabila yang ditambah adalah modal ditempatkan atau modal disetor dalam batas modal dasar, maka keputusan RUPS adalah sah apabila RUPS dilangsungkan dengan kuorum kehadiran lebih dari 1/2 dari seluruh pemegang saham dengan hak suara dan apabila keputusan disetujui oleh lebih dari 1/2 dari jumlah seluruh suara yang dikeluarkan, kecuali ditentukan lebih besar dalam AD PT.

Jangan lupa bahwa penambahan modal ditempatkan dan disetor wajib diberitahukan kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (“Menkumham”) untuk dicatat dalam daftar perseroan, sedangkan untuk penambahan modal dasar, PT harus mendapatkan persetujuan Menkumham.

Lalu, karena modal PT dikonversikan ke dalam saham, seluruh saham yang dikeluarkan untuk penambahan modal harus terlebih dahulu ditawarkan kepada setiap pemegang saham seimbang dengan pemilikan saham untuk klasifikasi saham yang sama.

Kalau pemegang saham tidak menggunakan hak untuk membeli atau tidak membayar lunas saham yang dibelinya, dalam jangka waktu 14 hari sejak tanggal penawaran, PT dapat menawarkan sisa saham yang tidak diambil kepada pihak ketiga.

Namun, saham untuk penambahan modal tidak ditawarkan kepada pemegang saham jika:

  • Pengeluaran saham ditujukan kepada karyawan PT
  • Pengeluaran saham ditujukan kepada pemegang obligasi atau efek lain yang dapat dikonversi menjadi saham yang dikeluarkan dengan persetujuan RUPS
  • Pengeluaran saham dilakukan dalam rangka reorganisasi dan/atau restrukturisasi yang disetujui RUPS.

Selain itu, dalam hal saham yang akan dikeluarkan untuk penambahan modal merupakan saham yang klasifikasinya belum pernah dikeluarkan, yang berhak membeli terlebih dahulu adalah seluruh pemegang saham sesuai dengan perimbangan jumlah saham yang dimilikinya.

Mengurangi Modal

Baik terhadap modal dasar, ditempatkan atau disetor, keputusan RUPS untuk pengurangan modal adalah sah apabila dilakukan dengan memperhatikan persyaratan ketentuan kuorum dan jumlah suara setuju untuk perubahan AD sesuai ketentuan dalam UUPT dan/atau AD PT.

Nah, dalam pengurangan modal, direksi wajib memberitahukan keputusan RUPS tersebut kepada semua kreditur dengan mengumumkan dalam satu atau lebih surat kabar dalam jangka waktu paling lambat tujuh hari sejak tanggal keputusan tersebut.

Dalam jangka waktu 60 hari sejak tanggal pengumuman, kreditur diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan secara tertulis disertai alasannya kepada PT atas keputusan pengurangan modal dengan tembusan kepada Menkumham. Atas pernyataan keberatan tersebut, PT diwajibkan untuk memberikan jawaban secara tertulis.

Kreditur dapat mengajukan gugatan ke pengadilan negeri yang mewilayahi tempat kedudukan PT apabila:

  • PT menolak keberatan atau tidak memberikan penyelesaian yang disepakati kreditur dalam jangka waktu 30 hari sejak tanggal jawaban PT diterima; atau
  • PT tidak memberikan tanggapan dalam jangka waktu 60 hari sejak tanggal keberatan diajukan.

Pengurangan modal PT harus mendapatkan persetujuan Menkumham, yang akan diberikan apabila:

  • Tidak terdapat keberatan dari kreditur;
  • Telah dicapai penyelesaian atas keberatan; atau
  • Gugatan kreditur ditolak oleh pengadilan berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.
Kuorum RUPS

Untuk mengubah AD PT, RUPS dapat dilangsungkan jika dalam rapat paling sedikit 2/3 dari seluruh pemegang saham dengan hak suara hadir atau diwakili. Nantinya, keputusan RUPS dinyatakan sah jika disetujui paling sedikit 2/3 bagian dari jumlah suara yang dikeluarkan, kecuali ditentukan lebih besar dalam AD PT.

Selain itu, pemegang saham dapat juga mengubah AD dengan mengambil keputusan yang mengikat di luar RUPS. Metode ini dalam praktik dikenal dengan usul keputusan yang diedarkan (Circular Resolution). Melalui Circular Resolution, keputusan diambil dengan cara mengirimkan secara tertulis usul yang akan diputuskan kepada semua pemegang saham dan usul tersebut disetujui secara tertulis oleh seluruh pemegang saham. Jika tata cara tersebut terpenuhi, maka keputusan yang kamu edarkan telah mengikat dengan kata lain memiliki kekuatan hukum yang sama dengan keputusan RUPS.

0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x